PEMBUATAN BIOETANOL BERBAHAN BAKU KAYU KARET TIDAK PRODUKTIF DENGAN METODE HIDROLISIS ASAM

Citra Permata Sari, Apri Mujiyanti, M. Faizal

Abstract


Bioetanol merupakan salah satu biofuel yang hadir sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan sterbarukan. Komponen utama pada limbah pertanian dan industri yang digunakan untuk produksi bioetanol adalah lignoselulosa yang terdiri dari selulosa, hemiselulosa dan lignin. Kayu karet yang tidak produktif (KKTP) dapat diolah menjadi bioetanol. Etanol dibuat dengan proses hidrolisis asam dan fermentasi dengan bantuan Saccharomyces Cereviciae. Penelitian ini bertujuan mempelajari pemanfaatan KKTP untuk dibuat menjadi etanol. Penelitian dilakukan dengan penyiapan KKTP, selanjutnya KKTP didelignifikasi dengan menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) dan dihidrolisis menggunakan asam sulfat (H2SO4)encer dengan variasi konsentrasi (2%,3%,4%, dan 5%) kemudian difermentasi dengan variasi waktu (3 hari, 5 hari, 7 hari, 9 hari, dan 12 hari). Etanol akan dihasilkan setelah dipisahkan dengan menggunakan proses destilasi.Kemudian analisa kadar glukosa dan kadar etanol menggunakan alat kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etanol tertinggi terkandung pada sampel 8 sebesar 4,60%. Sampel 8 dihasilkan dari fermentasi 7 hari dan konsentrasi asam 3%.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.