ADSORBSI PENGOTOR DALAM MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KOLOM ADSORBSI YANG DILENGKAPI ELEMEN PEMANAS

Elda Melwita, Agus Krismaya, Muhammad Ardhi Zuliyo

Abstract


Pemanfaatan minyak goreng terhadap makanan di skala rumah tangga ataupun industri digunakan sebagai media penghantar panas yang baik sehingga mampu membuat makanan tersebut matang. Standar proses penggorengan normalnya berada dalam kisaran suhu 177 – 2210C. Sedangkan kebanyakan orang justru menggunakan minyak goreng pada suhu antara 200-300 derajat celcius dari hal inilah terbentuk minyak jelantah. Kerusakan minyak goreng ini dapat di kurangi bahkan menjadi tidak berbahaya lagi dengan menggunakan proses filtrasi dan adsorbsi dengan karbon aktif yang telah di aktifasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perbandingan antara minyak goreng dan adsorben yaitu 100 ml dan 15 gram, 100 ml dan 25 gram, 100 ml dan 35 gram, dan waktu tinggal 16,32 dan 48 jam serta variabel terikatnya free fatty acid, Jumlah Produk, kadar air dan perubahan warna.Kondisi optimum yang diperoleh adalah pada saat berat adsorben 35 gram dan dengan waktu 48 jam didapatkan kadar Free Fatty Acid Mencapai 0,31%, Produk yang didapat Mencapai 73 ml dari 100 ml dan Kadar Air Mencapai 0,020 %

 

Kata Kunci : Adsorbsi, Minyak Jelantah, Minyak Goreng

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.