ANALISA RIBOFLAVIN PADA PHASEOLUS AUREUS DENGAN VARIASI KONSENTRASI HCl

Rosdiana Moeksin, Rica Novitasari

Abstract


Vitamin yang menonjol dalam Phaseolus Aureus adalah vitamin B2. Manusia tidak dapat menghasilkan vitamin di dalam tubuhnya, oleh karena itu diperlukan intake vitamin yang berasal dari bahan makanan. Kandungan vitamin B2 (riboflavin) yang cukup tinggi dalam Phaseolus Aureus sangat bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini yang melatarbelakangi penelitian ini. Vitamin B2 mempunyai fungsi kesehatan yang lebih beragam dan juga berperan membantu proses pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan laboratorium Bioproses, Jurusan Teknik Kimia Universitas Sriwijaya. Bahan baku dihaluskan dengan blender, kemudian bahan baku dibedakan atasĀ  3 perlakuan yaitu bahan baku mentah,dikukus dan direbus. Analisa yang dilakukan adalah analisa kadar Riboflavin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi HCl dan semakin lama pemanasan maka kadar Riboflavin akan semakin tinggi, Dari ketiga perlakuan sampel yaitu mentah, kukus dan rebus didapatkan bahwa yang terbaik adalah sampel mentah dengan kadar Riboflavin 2,173 mg dan semakin lama pengukusan dan perebusan maka kadar Riboflavin akan menurun.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.